KOPRI Bangkalan Perkuat Gerakan Perempuan Transformatif

KOPRI, menurutnya, perlu memanfaatkan media sosial secara strategis agar isu-isu perempuan tidak berhenti menjadi pembahasan internal organisasi, tetapi dapat menjangkau publik secara lebih luas. Branding digital juga perlu dibangun melalui penyampaian pesan yang kreatif, konsisten, dan memiliki dampak nyata.

“KOPRI dituntut tidak hanya hadir sebagai organisasi kaderisasi, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan, mengampanyekan isu-isu perempuan, memperluas jangkauan advokasi, serta membangun komunikasi publik yang kreatif dan berdampak,” ujarnya.

Melalui dialog publik ini, KOPRI PC PMII Bangkalan berupaya mempertemukan penguatan nilai ideologis dengan kebutuhan gerakan perempuan di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Tantangan ke depan bukan hanya melahirkan kader yang memahami nilai-nilai organisasi, melainkan juga membentuk perempuan yang mampu memimpin, mengelola organisasi secara efektif, serta menggunakan ruang digital untuk memperjuangkan isu-isu perempuan.

Dengan demikian, rekonstruksi gerakan KOPRI diharapkan tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui kerja organisasi yang lebih terarah, kepemimpinan yang transformatif, dan advokasi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Berita lainnya !

Bagikan: