Dalam kesempatan tersebut, Nurul Hidayat kembali dipercaya memimpin IDI Cabang Bangkalan untuk periode 2026–2029.
Nurul menegaskan komitmennya menjadikan IDI sebagai rumah bersama bagi seluruh dokter di Bangkalan. Ia ingin organisasi tersebut menjadi wadah untuk saling mendukung, berbagi informasi, sekaligus memberikan perlindungan organisasi kepada para anggotanya.
“Kami ingin IDI menjadi rumah yang solid dan kompak bagi seluruh dokter. Tempat untuk saling mendukung, berbagi informasi, sekaligus memberikan perlindungan organisasi bagi anggota,” kata Nurul.
Ia menambahkan, kepengurusan baru akan menitikberatkan program kerja pada pengabdian masyarakat serta mendukung berbagai program kesehatan yang dijalankan pemerintah, termasuk CKG.
“Fokus kami bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi bagaimana keberadaan IDI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, kami siap berkolaborasi dengan Pemkab Bangkalan, RSUD Syamrabu, Dinas Kesehatan, dan organisasi profesi lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far menyatakan Pemkab Bangkalan siap memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan IDI dalam pembangunan sektor kesehatan.
Menurut Fauzan, keterbatasan anggaran serta kebijakan efisiensi membuat pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri.
Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, fasilitas kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat.







