Ketua DPC Demokrat Bangkalan, H. Hasani bin Zuber, menegaskan bahwa pilihan format sederhana justru menjadi ruang refleksi penting.
“Harlah bagi kami adalah saat untuk menegaskan kembali komitmen politik yang membumi, dekat dengan rakyat, dan membawa manfaat nyata,” tegasnya.
Menurut Hasani, filosofi di balik kesederhanaan acara ini ialah menekankan bahwa esensi peringatan bukan terletak pada kemewahan, tetapi pada nilai-nilai yang diusung dan manfaat yang dirasakan publik.
“Kami sengaja memilih format yang sederhana dan substantif. Bagi kami, momentum Harlah adalah refleksi untuk kembali kepada khittah berpolitik, yaitu mendengar dan merasakan denyut nadi kehidupan rakyat,” ujar Hasani.







