Menurutnya, sebagian kegiatan dalam kalender event tahun ini akan dilaksanakan di tingkat kecamatan.
“Pelaksanaan event 2026 sangat berbeda dari sebelumnya karena sebagian event akan dilaksanakan oleh kecamatan. Ini dilakukan agar tidak terjadi disparitas antara wilayah kota dan kecamatan, sehingga potensi wisata dan ekonomi di daerah juga bisa berkembang secara merata,” jelas Faruk.
Melalui pemantapan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Calendar of Event 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat identitas budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.






