SUMENEP – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep terus membuka ruang kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi. Salah satunya melalui penerimaan mahasiswa magang asal Universitas Islam Negeri (UIN) Madura yang mayoritas berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah.
Selama menjalani program magang, para mahasiswa tidak hanya diberikan kesempatan untuk mengenal aktivitas kelembagaan BAZNAS, tetapi juga dibekali pengalaman mengenai budaya kerja, tanggung jawab, kedisiplinan, serta cara menghadapi berbagai tantangan di lingkungan kerja.
Para mahasiswa mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan magang. Mereka merasa nyaman karena mendapatkan pendampingan dan pembinaan dari aparatur BAZNAS Kabupaten Sumenep.
Selain memperoleh arahan, mahasiswa juga diberikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kebutuhan kegiatan di lingkungan BAZNAS. Hal tersebut diharapkan dapat membantu mereka memahami secara langsung bagaimana pola kerja di sebuah lembaga sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan.
Ketua kelompok mahasiswa magang, Syarifatur Rosyidah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumenep yang telah memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar dan mengembangkan kemampuan sebelum menyelesaikan perkuliahan.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumenep yang telah menerima dan membimbing kami. Kesempatan ini sangat berarti bagi kami untuk melatih diri sekaligus mendapatkan pengalaman sebelum lulus dan menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman selama magang memberikan gambaran kepada mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga tanggung jawab, komunikasi, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, S.Pd.I, berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama menjalani magang dapat menjadi bekal ketika nantinya memasuki dunia kerja.
Ia menilai tantangan dunia kerja di era modern semakin kompleks sehingga mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman praktis sejak masih berada di bangku perguruan tinggi.
“Kami berharap apa yang didapatkan adik-adik mahasiswa selama magang di BAZNAS bisa menjadi sedikit bekal bagi mereka. Tantangan dunia kerja di zaman modern semakin kompleks, sehingga pengalaman seperti ini penting untuk mempersiapkan diri,” kata Ahmad Rahman.
Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Sumenep terbuka terhadap kerja sama dengan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dalam kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
“BAZNAS sangat terbuka kepada perguruan tinggi manapun di Indonesia untuk menjalin kolaborasi, khususnya dalam rangka kemajuan umat,” tegasnya.
Melalui program magang tersebut, BAZNAS Sumenep tidak hanya menjadi tempat mahasiswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal budaya kerja secara langsung.
Bagi mahasiswa Ekonomi Syariah, pengalaman tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana prinsip-prinsip yang dipelajari selama perkuliahan dapat bersinggungan dengan praktik kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat.






