Bangkalan – Semangat pembinaan atlet usia dini terlihat dalam gelaran Bangkalan Series Championship 2026 yang berlangsung di GOR BWT Kecamatan Kamal. Turnamen bulutangkis yang diikuti ratusan peserta dari 17 klub tersebut menjadi ajang pencarian sekaligus pembentukan karakter calon atlet masa depan Kabupaten Bangkalan.
Kejuaraan ini digelar dalam dua pekan pertandingan, yakni pada 16–17 Mei dan 23–24 Mei 2026 dengan mengangkat tema “Bergerak Bersama Jadi Juara”.
Sejak hari pertama pelaksanaan, atmosfer kompetisi tampak meriah dengan dukungan para orang tua, pelatih, dan pecinta bulutangkis yang memadati arena pertandingan.
Tidak hanya menghadirkan persaingan antarpemain muda, turnamen tersebut juga menjadi sarana evaluasi hasil latihan bagi klub-klub bulutangkis yang selama ini aktif melakukan pembinaan atlet usia dini.
Ketua panitia penyelenggara, Muhammad Maulidil Amir, mengatakan bahwa kejuaraan ini sengaja dirancang untuk memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi anak-anak agar terbiasa menghadapi atmosfer pertandingan sejak dini.
“Ajang ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, sportivitas, dan membangun mental juara. Peserta yang ikut mulai usia 6 tahun hingga 16 tahun,” ujarnya.
Menurut Amir, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa olahraga bulutangkis masih menjadi salah satu cabang olahraga favorit di kalangan generasi muda Bangkalan.
Hal itu dinilai menjadi modal penting dalam mencetak atlet-atlet potensial di masa mendatang.Para pelatih klub pun menyambut positif pelaksanaan kejuaraan tersebut.
Mereka menilai kompetisi rutin sangat diperlukan untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet sekaligus melatih kesiapan mental saat bertanding.
“Anak-anak jadi punya pengalaman bertanding yang sesungguhnya. Mereka belajar mengendalikan tekanan dan meningkatkan rasa percaya diri,” kata salah satu pelatih klub peserta.






