Sumenep — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon menggelar sosialisasi prosedur keamanan penyelaman serta edukasi zona terbatas dan terlarang bagi penyelam tradisional dan nelayan di wilayah Dungkek.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jumat (19/12/2025).
Sosialisasi yang diinisiasi Komandan Lanal (Danlanal) Batuporon tersebut dipimpin Pasiter Lanal Batuporon Kapten Laut (PM/W) Eko Prastiowati selaku ketua pelaksana.
Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari penyelam tradisional dan nelayan setempat tampak antusias mengikuti kegiatan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Kepala Desa Lapa Laok dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Batuporon, atas edukasi yang diberikan.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan warga desa agar lebih mengutamakan keselamatan serta mematuhi ketentuan saat melaut.
Sementara itu, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan, S.H., M.Tr.Opsla., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pasops Lanal Batuporon Kapten Laut (P) Johanes Satoro, menegaskan pentingnya sinergi antara TNI AL dan masyarakat pesisir.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap penyelam tradisional dan nelayan memahami prosedur keamanan penyelaman, mengenali zona terbatas dan terlarang, serta beralih menggunakan alat tangkap ramah lingkungan sesuai peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi inti, penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis kepada nelayan, dan diakhiri sesi foto bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pasintel Lanal Batuporon Kapten Laut (T) Dirmanto, Project Manager Security NPN untuk HCML Bambang beserta tim, Danpos Kamladu Pasongsongan Lettu Laut (H) Sugianto, S.H., serta jajaran Forkopimca setempat.







