SAMPANG- Kendala penyulingan air laut menjadi air tawar, yakni Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), di Desa Pulau Mandangin, Sampang tidak beroperasi, karena minimnya inovasi pemerintah daerah saat mengalami kendala keuangan. Hal itu disampaikan anggota Anwar Sanusi, anggota DPRD Kabupaten Sampang.
Menurut Anwar Sanusi, anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, saat operasi SWRO setelah dibangun tahun 2012 lalu, sempat beroperasi, namun ditengah perjalanannya, ada keluhan pemerintah daerah yang diwakili dinas PU dan PDAM, saat rapat dengan kami di DPRD Sampang, muncul keluhan terkait, tinggi biaya operasional SWRO dan banyaknya tunggakan masyarakat pelanggan. Selasa (29/9/26).
“Sehingga pemerintah daerah menyimpulkan tidak cukup untuk biaya operasional dan perawatan SWRO, namun saat itu kami tidak menindaklanjuti pada masyarakat di Pulau Mandangin”.pungkasnya.
Dikatakan Moh Anwar, keberadaan SWRO itu salah satu tujuannya kebutuhan air bersih warga Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, namun kita hanya bisa prihatin dengan fasilitas SWRO dari pemerintah pusat, tidak bisa dimaksimalkan pemerintah daerah, Pemerintah daerah tidak inovatif dan gagal mengelola potensi SWRO.
“Sejak awal pemerintah daerah mestinya melakukan langkah bisa melakukan perawatan dan subsidi pelanggan SWRO pada warga, bisa melalaui CSR mengingat beberapa SKK migas yang berada di Kabupaten Sampang atau lain lain. Ketika SWRO tidak beroperasi maka otomatis akan rusak”ujarnya politis Golkar.
Lanjut Moh Anwar Sanusi, kalau saat ini 2026 sudah sulit SWRO kembali beroperasi, karena sudah termakan usia dan tidak dirawat. kita hanya bisa menyayangkan saja, karena tidak ada jalan keluar dari pemerintah daerah, dan itu terasa betul bahwa keberadaan SWRO sangat dibutuhkan terlebih saat musim kemarau seperti saat ini.
Sementara Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Sampang, A. Faisol Ansori, S.P., M.Si.saat dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya, terkait mangkraknya SWRO di Pulau Mandangin, Sampang, ia menjelaskan perlu kami telah dan kaji lebih lanjut, semua hal perlu dipertimbangkan dan perlu koordinasi lintas sektor.






